Langsung ke konten utama

Postingan

Umat Islam Ambil Sikap, Korporasi Global gagap

Oleh: Murdiati, S.P (Aktivis Dakwah) Awal tahun 2021 dunia digemparkan oleh aplikasi pesan singkat yang telah ramai digunakan berbagai kalangan di seluruh dunia, whatsapp. Sebelumnya aplikasi whatsaapp merencanakan untuk mengharuskan penggunanya berbagi data ke platform Facebook mulai 8 Februari. Namun, rencana tersebut ditunda karena cemas penggunanya eksodus pindah menggunakan aplikasi pesan singkat lainnya jika kebijakan itu diberlakukan. Akhirnya pihak whatsapp memutuskan untuk meminta pendapat dari berbagai pihak secara bertahap terlebih dahulu. Hingga saat ini belum ada kepastian kapan kebijakan tersebut dilaksanakan (CNN.indonesia, 16//1/21). Mark Zuckberg mengatakan mereka tidak akan lagi merekomendasikan konten kelompok sipil dan politik kepada pengguna platform tersebut. Akhirnya Zuckerberg mengatakan facebook sedang mempertimbangkan langkah-langkah mengurangi jumlah konten politik di feed berita pengguna (internasional.kontan.co.id. 28/1/21). Berkaca dari kejadian ini ...
Postingan terbaru

Anti Krisis Massal: Islam Sistem yang Dinanti?

   Oleh: Murdhiyati (Mahasiswi dan aktivis dakwah) Merespon pandemi COVID-19 yang telah berlangsung selama berbulan-bulan di Indonesia, pemerintah meluncurkan beberapa kebijakan, salah satunya program perlindungan sosial. Simulasi pun diberikan dengan harapan dapat membantu masyarakat yang terdampak, sebab jika simulasi tidak diberikan bank dunia memperkirakan 8,5 juta masyarakat Indonesia akan jatuh miskin karena krisis (Kontan.co.id, 20/12/20). Tidak tanggung-tanggung, dana yang dianggarkan pemerintah dalam program ini. Misalnya saja pada program PEN 2020 dana yang dialokasikan sebesar Rp. 203,9 trilliun, PKH Rp. 374 trilliun, paket sembako Rp.43,6 trilliun, bansos Jabodetabek Rp. 6,8 trilliun, non-Jabodetabek Rp. 3,2 trilliun dan alokasi program lainnya (CNN Indonesia, 20/07/20). Bank dunia menganggap, dana yang dianggarkan tersebut sebenarnya sudah bisa memitigasi dampak pandemi saat ini jika segera diimplementasikan dan tepat sasaran. Namun, realitasnya masih lambat d...

Revolusi Akhlak dan Perlawanan Terhadap Kedzaliman Rezim Demokrasi

  Sambutan hangat dan haru menyelimuti ketika kembalinya Habib Rizieq Shihab (HRS) ke tanah air, datangnya beliau ke Indonesia menuai banyak perbincangan di kalangan masyarakat, khususnya tentang revolusi Akhlak yang beliau rancang sebagai salah satu agenda  untuk negeri.  Dalam satu kesempatan Habib Rizieq menjelaskan bahwa revolusi akhlak merupakan cerminan dari tindakan Nabi Muhammad SAW. Revolusi jenis ini menawarkan dialog, perdamaian, dan rekonsiliasi kepada musuh. Perang adalah pilihan terakhir apabila tidak menemui titik temu. "Kalau mereka mau bicara revolusi berdasarkan ajaran nabi, ajaran Islam, Alquran dan sunnah, enggak boleh menutup pintu dialog, menutup pintu perdamainan, menutup pintu rekonsiliasi," ujar Habib Rizieq saat berceramah di acara Maulid Nabi Muhammad SAW sebagaimana dikutip dari Front TV, Minggu (15/11/2020).  Selanjutnya beliau juga menceritakan bahwa Nabi Muhammad SAW beserta para sahabat ingin berperang. Namun Rasulullah menawarkan dial...